4.2
(23)

Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (Kardiovaskuler) – Pengertian dan Jenisnya

Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan. Bentuk gangguan itu sendiri bisa bermacam-macam. Ada gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan lahir.

Jantung adalah otot yang terbagi menjadi empat ruang. Dua ruang terletak di bagian atas, yaitu atrium (serambi) kanan dan kiri. Sedangkan dua ruang lagi terletak di bagian bawah, yaitu ventrikel (bilik) kanan dan kiri. Antara ruang kanan dan kiri dipisahkan oleh dinding otot (septum) yang berfungsi mencegah tercampurnya darah yang kaya oksigen dengan darah yang miskin oksigen.

Fungsi utama jantung adalah mengalirkan darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Setelah seluruh organ tubuh menggunakan oksigen dalam darah, darah yang miskin oksigen tersebut kembali ke jantung (atrium kanan), untuk diteruskan ke ventrikel kanan melalui katup trikuspid. Sesudah darah memenuhi ventrikel kanan, katup trikuspid akan menutup guna mencegah darah kembali ke atrium kanan. Kemudian, saat ventrikel kanan berkontraksi, darah miskin oksigen akan keluar dari jantung melalui katup pulmonal dan arteri pulmonal, lalu dibawa ke paru-paru untuk diisi dengan oksigen.

Darah yang telah diperkaya oksigen tadi, kemudian dibawa ke atrium kiri melalui vena pulmonal. Saat atrium kiri berkontraksi, darah akan diteruskan ke ventrikel kiri melalui katup mitral. Setelah ventrikel kiri dipenuhi darah, katup mitral akan menutup untuk mencegah darah kembali ke atrium kiri. Kemudian, ventrikel kiri akan berkontraksi, dan darah akan dialirkan ke seluruh tubuh melalui katup aorta. Siklus peredaran darah tersebut akan terus berulang.

Jenis Penyakit Jantung

Istilah penyakit jantung meliputi beragam gangguan pada jantung, antara lain:

  • Penyakit arteri koroner (penyakit jantung koroner) – penyempitan pembuluh darah jantung.
  • Aritmia – gangguan pada irama jantung.
  • Penyakit jantung bawaan – kelainan jantung sejak lahir.
  • Kardiomiopati – gangguan pada otot jantung.
  • Infeksi jantung – infeksi pada jantung akibat bakteri, virus, atau parasit.
  • Penyakit katup jantung – gangguan pada salah satu atau keempat katup jantung.

Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Kunci utama dalam mencegah PJP adalah mengubah gaya hidup yang mencakup meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional. Berikut ini upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko PJP, yaitu:

  • Berhenti merokok. Perokok berpeluang mengalami serangan jantung dua kali lipat lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok.
  • Diet rendah kolesterol. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Ganti dengan makanan tinggi karbohidrat kompleks dan lemak baik (omega 3) yang terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Olahraga. Olahraga teratur membantu menurunkan kolesterol “jahat” dan meningkatkan kolesterol “baik”.
  • Pertahankan berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan memberikan tekanan signifikan pada jantung dan memperburuk beberapa faktor risiko penyakit jantung lainnya seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan trigliserida.
  • Kelola stres. Stres dan emosi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Gunakan teknik manajemen stres untuk menurunkan risiko dengan mempraktikkan teknik relaksasi, mempelajari cara mengatur waktu, menetapkan tujuan yang realistis dan mencoba beberapa  meditasi, pijat, atau yoga.

————–

Sumber:

  • https://www.alodokter.com/penyakit-jantung
  • https://www.halodoc.com/artikel/bahaya-dari-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah

 1,088 total views,  2 views today

Apakah artikel ini bermanfaat buat Anda?

Klik bintang untuk memberi nilai

Rata-rata 4.2 / 5. Vote count: 23

Belum ada penilaian. Jadilah yang pertama.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?